Sabtu, 28 Mei 2016

Seperti apa Hukuman Kebiri kimia? apakah efektif untuk menurunkan tindakan kekerasan seksual.




Pengesahan perppu hukuman kebiri oleh Presiden Joko Widodo mendapat tanggapan yang beragam dari masyarakat di Indonesia. Melihat tindakan keji yang dilakukan para pelaku tindak kekerasan seksual, sebagian masyarakat setuju lantaran tidak sudi melihat pelaku masih berkeliaran dengan bebas.

Hukuman kebiri bukanlah suatu hal yang baru. Praktik ini tengah berlangsung sejak ribuan tahun lalu di sejumlah negara. Kebiri yang dikenal dengan kastrasi merupakan tindakan bedah dan penggunaan bahan kimia dengan tujuan menghilangkan fungsi testis pada pria atau ovarium wanita.


Berangkat dari kepercayaan para kekaisaran Cina dan Korea, kebiri dilakukan untuk mencapai status sosial di masa tersebut. Tindakan kebiri dipakai untuk menjaga dan melindungi istri ketika mereka (para kaisar) bertugas di kerajaan Timur Tengah, dilansir dari laman Stuffyoushouldknow, ditulis Kamis (26/05/2016).
Berbeda dengan di Roma, praktik kebiri tidak diperbolehkan sebab pengangkatan testis menjadi hal yang bertentangan dengan hukum Ilahi. Khususnya bagi anak laki-laki sebelum masa pubertas mampu mempengaruhi pita suara mereka yang 95 persen diproduksi dari testis. 

Sedangkan di beberapa negara lainnya, termasuk Indonesia, kebiri dilakukan sebagai sebuah tindakan hukuman atas kejahatan. Sementara, praktik kebiri kimia yang paling terkenal adalah yang dilakukan pada Alan Turing pada tahun 1952 akibat kasus homoseksualitas di Great Britain.

Kebiri yang dilakukan melalui proses kimia diperkenalkan oleh dokter asal Amerika bernama John Money, dengan suntikan tanpa tindakan bedah sama sekali. Money memberlakukan kebiri kimia ini untuk orang-orang yang memiliki fantasi lebih terhadap seksualitas khususnya seksualitas kepada anak-anak.

Diberlakukannya hukuman kebiri
Dalam waktu 30 tahun pengebirian kimia ini menjadi hal wajib yang diberlakukan negara Amerika Serikat untuk menghukum para pedofilia. Pemberlakukan hukuman ini pun mengundang kontroversial akibat dua alasan.

Pertama, tindakan ini dinilai kejam dan tidak biasa, juga dinilai sebagai tindakan pencegahan yang tidak efektif yang mungkin saja masih terjadi di masa depan. Kedua, tindakan pengebirian tidak selalu bekerja dengan baik dan belum tentu membuat para pedofil lainnya menjadi jera.

Sedangkan di Jerman, sebuah studi tahun 1960 mencatat, seorang pelaku seks yang telah dikebiri melalui orchiectomy (pengangkatan testis) menemukan bahwa 18 persen masih bisa berhubungan seks. Hal ini membuktikan bahwa hukuman kebiri belum tentu bekerja dengan baik dan mampu mencegah tindakan kriminal seksualitas.

Dan kini Indonesia mulai memberlakukan hukuman kebiri. Akankah ini membuahkan hasil yang baik?

Sumber:liputan6.com
baju wanita

Rabu, 25 Mei 2016

AKIBAT BEGADANG BAGI KESEHATAN




Di era modern seperti sekarang ini, kelihatannya setiap orang memiliki pekerjaan atau pun tugas-tugas lain yang tak ada habisnya. Bahkan beberapa orang menghabiskan waktu seharian hanya untuk bekerja, belajar, ataupun untuk hal-hal lainnya yang menyebabkan dan mengharuskan mereka untuk mengurangi jam tidur malam. Bagi kalangan muda, istilah begadang merupakan hal yang umum dilakukan, mereka menghabiskan waktu sepanjang malam hanya untuk nongkrong atau pun bersenang-senang dipinggir-pinggir jalan, cafe, diskotik, maupun tempat-tempat hiburan lainnya. Lalu apakah anda termasuk dalam kategori tersebut? jika iya, maka Anda harus lebih berhati-hati dan berfikir dua kali untuk menjalani kebiasaan tersebut.
Kebanyakan dari kita belum atau bahkan tidak mau memperdulikan bahaya atau efek samping yang nantinya akan ditimbulkan dari kebiasaan begadang, seperti kesehatan fisik, efisiensi kerja maupun belajar, stres mental, dan kehidupan sosial dengan lingkungan sekitar. Padalah akibat begadang malam hari secara terus menerus sangat buruk bagi kesehatan. Dapat menimbulkan berbagai masalah penyakit yang mematikan.


Akibat Begadang Bagi Kesehatan
Malam seharusnya menjadi waktu untuk tubuh kita beristirahat setelah seharian melakukan aktivitas, seperti bekerja, belajar, maupun aktivitas lainnya. Tidur malam idealnya harus dilakukan selama 8 jam, hal itu bertujuan agar sistem kerja tubuh dapat berjalan maksimal pada keesokan harinya.
begadang
Mengapa? karena hormon pertumbuhan manusia dan hormon kortek adrenal yang sangat penting untuk menunjang sistem metabolisme tubuh serta perkembangan fungsi otot dihasilkan pada malam hari. Jika seseorang sering begadang sampai larut malam, ini berarti akan mengganggu tubuh kita untuk menghasilkan kedua hormon tersebut,  yang nantinya akan berdampak serius bagi kondisi kesehatan kita, diantaranya :

1. Kelelahan dan melemahnya sistem kekebalan tubuh
Begadang dapat memicu tubuh dan mental menjadi lelah, hal ini dikarenakan mereka dipaksa bekerja terus menerus tanpa ada jeda waktu untuk beristirahat yang cukup. Dampak dari kelelahan itu bisa berakibat gangguan kesehatan dan daya tahan tubuh kita akan menurun. Dan hal tersebut akan membuat tubuh kita lebih rentan terhadap penyakit maupun berbagai jenis infeksi yang disebabkan oleh virus, seperti flu, demam, infeksi paru-paru, infeksi usus, hepatitis, dan lain sebagainya.

2. Sakit Kepala
Kurang tidur yang terus menerus dapat mengakibatkan rusaknya sel otak sehingga dapat menimbulkan gannguan pada kepala, seperti pusing ataupun sakit kepala. Hal ini dikarenakan otak kurang mendapatkan waktu untuk istirahat

3. Mempengaruhi Kesuburan
Bagi wanita, begadang dapat mempengaruhi sekresi hormon dan kualitas ovum. Hal ini yang cenderung mempengaruhi siklus menstruasi. Dan bagi pria, begadang dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas sperma.

4. Insomnia
Kebiasaan begadang dapat mempengaruhi jam tidur seseorang. Apabila suatu ketika ia harus atau ingin tidur lebih awal dari biasanya, ia akan kesulitan melakukannya. Hal ini dikarenakan tubuh telah beradaptasi dengan kebiasaan begadang selama ini.

5. Penyakit Jantung dan Stroke
Bahaya akibat tidur larut malam dapat menimbulkan penyakit sangat mematikan. Kurang tidur malam bisa berpengaruh pada kesehatan jantung. Waktu tidur malam yang kurang dari enam jam dapat menyebabkan peradangan pada arteri yang berakibat resiko penumpukan plak pada yang menyumbat pembuluh darah manusia menjadi meningkat. Hal ini dikarenakan meningkatkan kadar protein C-kreatif (CPR) dalam tubuh.
Selain itu kurang tidur malam juga mengakibatkan gejala apnea, dimana udara yang masuk kedalam paru-paru saat tidur melalui hidung dan mulut sangat sedikit jumlahnya.

6. Penyebab Alzheimer
Dr Yo-El Ju, seorang profesor dari Neurology Washington University, menyatakan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan resiko plak yang disebabkan oleh adanya penumpukan protein di otak. Hal ini diduga bisa menyebabkan kerusakan sel otak, bentuk yang ada pada Alzheimer, yang biasanya tertimbun selama 10-15 tahun.

7. Anemia
Begadang juga dapat menyebabkan anda kekurangan darah atau anemia, hal ini disebabkan karena hormon dan produksi sel darah merah terganggu akibat metabolisme tubuh yang tidak seimbang.

Dampak bagi Efisiensi kerja dan belajar
Begadang dapat mengakibatkan penurunan kapasitas memori dan konsentrasi, serta akan menimbulkan rasa kantuk dan kurang bersemangat pada keesokan harinya, sehingga efisiensi kerja dan belajar Anda akan lebih rendah. Dan hal itu tentu saja akan berakibat buruk bagi karir juga prestasi anda. Berikut rincian Efek dan akibat begadang yang sangat berbahaya bagi kegiatan bekerja dan belajar.
    Menurunkan konsentrasi
    Meningkatkan risiko kecelakaan kerja
    Menurunkan kewaspadaan
    Rasa kantuk parah pada saat bekerja dan belajar
    Penurunan daya pikir dan kreativitas

Dampak bagi tekanan mental
Seperti pembahasan sebelumnya bahwa kurang tidur bisa mempengaruhi hormon melatonin. Seseorang yang kurang tidur akan memiliki kadar melatonin yang rendah, sehingga dapat mengalami gangguan perasaan seperti mudah gelisah, mudah lelah, mudah marah.

Karena terlalu sering begadang, mengakibatkan efeisiensi kerja dan belajar anda menurun. Hal ini tentu saja akan berdampak pada mental anda. Anda akan mulai berfikir apakah anda mampu menghadapi segala masalah pekerjaan dan belajar anda. Anda mungkin akan berpikir bahwa Anda tidak begitu pintar seperti orang lain dan bahkan takut pada diri sendiri bahwa Anda tidak bisa mendapatkan penilaian yang baik dari atasan maupun guru ataupun dosen anda, yang membuat Anda merasa lebih gelisah, cemas dan marah (stres).

Kurang tidur dapat meningkatnya gangguan jiwa di antara anak muda pada era modern ini. Mereka terbiasa begadang untuk menjelajah internet dan chatting di situs jejaring sosial. Kurang tidur juga berhubungan dengan masalah kesehatan mental berjangka panjang. Kebanyakan gangguan kesehatan mental kadang kambuh dan hal itu tidak pernah berangsur sembuh.
Berikut akibat begadang bagi mental :
    Menyebabkan Stress
    Perasaan gelisah
    Mudah marah
    Mudah lelah
    Gangguan fungsi saraf

Akibat Begadang Secara Sosial
Begadang dapat menimbulkan efek yang buruk di kehidupan sosial anda. Saat melihat anda sering menghabiskan waktu malam anda hanya untuk nongkrong di pinggir jalan ataupun di tempat-tempat hiburan, masyarakat di lingkungan anda akan beranggapan yang buruk mengenai diri anda bahkan pada keluarga anda, dan hal itu dapat berakibat anda dan keluarga akan dijauhi dan dikucilkan dalam lingkungan sekitar.
Berikut rangkuman akibat begadang bagi lingkungan sosial masyarakat:
    Dianggap akan melakukan perbuatan buruk
    Mendapat diskriminasi atau cap buruk dari masyarakat
    Menimbulkan perasaan antipati pada masyarakat sekitar

Kesimpulannya, meskipun Anda memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan dan berbagai kegiatan, begadang bukan berarti pilihan yang baik, justru akan berakibat buruk pada diri anda sendiri, keluarga, serta lingkungan anda.

HATI-HATI MENGKONSUMSI CEKER AYAM, KHUSUNYA UNTUK WANITA.




Anda suka makan ayam bagian sayap dan cekernya? Bukan hanya anda, banyak orang yang menyukai bagian tubuh ayam tersebut walau ada juga yang menganggap jijik terlebih pada bagian ceker. Bagian sayap banyak disukai karena dagingnya lebih lunak dan kenyal karena pada bagian ini terdapat beberapa otot dan diselimuti kulit. Bagian ceker juga tak kalah enak, kulit empuk dan otot-otot halusnya membuat ceker menjadi penganan paforit bagi sebagian orang dengan berbagai olahan masaknya.


Namun tahukah anda, jika konsumsi ceker dan sayap ayam secara berlebihan bisa berdampak buruk terlebih bagi anda yang berjenis kelamin perempuan? Ayam yang dimaksud adalah ayam boiler atau ada juga yang menyebutnya ayam negeri. Bagi perempuan yang sudah menikah atau belum, sebaiknya anda berhati-hati dengan bagian ayam tersebut.

Endometriosis atau sering disebut juga kista coklat adalah salah satu kasus penyakit yang bisa timbul akibat dari konsumsi sayap dan ceker ayam. Kasus tersebut seperti yang dialami seorang artis Tionghoa Xia Yi. Ia menjalani operasi tumor yang penuh dengan darah berwarna hitam gelap. Penyakit yang diderita Xia Yi tak selesai pada operasi tumor, berselang beberapa bulan kemudian penyakit tersebut kambuh lagi. Setelah berkonsultasi ke ginekolog, jawaban dokter ginekolog tersebut sangat mengejutkan, bahwa penyakit yang diderita Xia Yi adalah akibat dari kesukaannya mengonsumsi ceker ayam.


Mengapa ceker dan sayap ayam berbahaya jika dikonsumsi berlebih?
Di peternakan, growth-hormone atau hormon pertumbuhan ayam dan antibiotiknya selalu diinjeksi di bagian sayap. Dan "end product" antibiotik dan turunan "second hormonal" akan menumpuk pada bagian kaki. Mengkonsumsi sayap ayam atau kaki berarti menambah sekresi hormon bagi wanita. Akibatnya "second hormonal" tersebut akan terakumulasi menjadi toxin yang akan menjadi karsinogen, sehingga wanita pengkonsumsi sayap dan kaki ayam sangat rentan terkena kanker yang berkenaan dengan kelenjar hormonal seperti : Kanker Rahim, kanker cervix dan kaker payudara. 

Setelah mengetahui bahaya yang terkandung pada sayap dan kaki ayam, sebaiknya anda hindari mengonsumsinya demi kesehatan alat reproduksi anda. Jika ayam adalah makanan paforit anda, makanlah bagian ayam yang lain jangan bagian sayap atau cekernya. Semoga bermanfaat, silakan share agar semakin banyak wanita yang tahu.

Jangan Ajak Anak Anda kerumah Sakit.!




Pesan diatas disampaikan bagi orang tua yang biasanya mengajak anak mereka untuk menjenguk orang sakit atau ikut ketika orang tuanya berobat ke rumah sakit. Larangan ini bukan tanpa alasan, karena kawatir ada dampak kurang baik bagi kesehatan ketika seorang anak yang sehat ikut berkunjung ke rumah sakit. Kita semua tahu bahwa anak-anak memiliki kekebalan tubuh yang belum sempurna, sehingga perlindungan tubuh terhadap paparan bakteri, virus dan kuman-kuman lain yang ada dirumah sakit tidak sebaik pada mereka para orang tua yang memiliki imunitas tubuh lebih baik. Itulah sebabnya anak kecil biasanya mudah sakit karena lebih rentan untuk tertular penyakit.
               

         Namanya rumah sakit, tentunya banyak orang yang sedang sakit di rawat disana. Berbagai jenis penyakit mulai yang ringan hingga berat ada di dalamnya. Itulah kenapa membawa anak ke rumah sakit sangat berisiko untuk tertular infeksi nosokomial ( infeksi yang diperoleh dari rumah sakit ). Membawa anak, selain risiko tertular penyakit, kerugian lain yang mungkin didapat adalah timbulnya trauma pada anak sehingga jika suatu saat anak sakit akan sulit/takut di bawa ke dokter atau rumah sakit. Trauma itu timbul karena kesan menyeramkan dan menakutkan kadang-kadang masih terdapat dibeberapa rumah sakit khusunya rumah sakit daerah dengan bangunan-bangunan tua peninggalan belanda. Penyebab ketakutan/trauma lainnya bisa juga akibat anak melihat pasien yang berdarah-darah pada kasus kecelakaan lalu lintas, atau melihat pasien yang sedang merintih kesakitan, hingga mereka yang sedang mengalami sakaratul maut. Bagi anak hal-hal semacam itu dapat selalu terngiang didalam pikiran mereka, sehingga membuat mereka menjadi antipati/ phobia terhadap rumah sakit.
Selain menyebabkan dampak kerugian pada anak, membawa anak ke rumah sakit dikhawatirkan akan mengganggu istirahat pasien. Seperti kita tahu anak sering mudah rewel/ menangis, lari ke sana kemari, teriak-teriak sambil bermain. Hal semacam itu kelihatan sepele, namun dapat mempengaruhi kondisi penyembuhan pasien. Seperti kita tahu seorang pasien supaya segera cepat sembuh membutuhan waktu yang cukup dan tenang utk beristirahat. Rumah sakit sesuai dengan namanya berisi orang-orang sakit yang sedang menjalani pengobatan. Rumah sakit bukan tempat bermain atau tempat yang cocok untuk dikunjungi oleh anak-anak yang sehat karena resiko mudahnya tertular penyakit. Sehingga jika tidak amat sangat terpaksa, sebagai orang tua ada baiknya tidak mengajak buah hati anda saat berkunjung ke rumah sakit.

Sumber:www.kompasiana.com/dr_wahyutriasmara/